Tampilkan postingan dengan label Nahdlatul Ulama. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Nahdlatul Ulama. Tampilkan semua postingan

Selasa, 27 Februari 2018

Gus Mus: Jangan Sibuk Salahkan Orang Lain

Jakarta, Hari Santri 2019. Ulama dan budayawan, KH Achmad Mustofa Bisri, mengingatkan masyarakat agar di tengah berbagai bencana yang melanda Tanah Air dewasa ini, tidak sibuk mencari-cari kesalahan orang lain.

"Kepada semuanya-lah saya ingatkan lagi, jangan kita sibuk menyalahkan orang lain sehingga kita lupa dan tidak sempat untuk meneliti kesalahan diri sendiri," katanya usai memimpin zikir dan doa bersama usai Sholat Jumat di Masjid Istiqlal Jakarta, yang dihadiri Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Wapres Jusuf Kalla dan jajaran menteri Kabinet Indonesia Bersatu.

Gus Mus: Jangan Sibuk Salahkan Orang Lain (Sumber Gambar : Nu Online)
Gus Mus: Jangan Sibuk Salahkan Orang Lain (Sumber Gambar : Nu Online)

Gus Mus: Jangan Sibuk Salahkan Orang Lain

Gus Mus, panggilan akrab Mustofa Bisri, mengatakan, bencana dan musibah yang dialami bangsa Indonesia tidak perlu dikaitkan dengan siapa pemimpinnya. Tokoh kharismatik Nahdlatul Ulama (NU) tersebut menambahkan bahwa musibah beruntun yang melanda bangsa Indonesia merupakan cobaan dari Allah.

"Karena itu, kita mohon kepada Allah, kita tidak kuat kalau cobaan itu terlalu ’keras’. Kita sekarang ini kan tidak hanya diperingatkan saja tetapi sudah disentil," kata pimpinan Pondok Pesantren Roudlatut Thalibin, Kabupaten Rembang, Jawa Timur.

Karena itu, selain melakukan instrospeksi, pria kelahiran Rembang, 10 Agustus 1944 itu, mengajak semua pihak untuk melakukan apa saja yang bisa dilakukan untuk kemajuan bangsa, termasuk berdoa untuk keselamatan bangsa.

Ia juga berharap, langkah yang dilakukan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono-Wapres Jusuf Kalla dan jajaran menteri kabinet tersebut bisa menjadi langkah awal untuk melakukan tobat nasional.

Hari Santri 2019

"Mudah-mudahan, di daerah-daerah kan juga sudah mulai dilakukan," kata Gus Mus yang mengaku kehadirannya di Masjid Istiqlal itu karena diundang langsung oleh Presiden Yudhoyono.

Bukan azab

Sebelumnya di tempat yang sama, Dirjen Bimas Islam Depag, Prof Dr Nasaruddin Umar MA dalam khotbah Jumat-nya, menyatakan berbagai musibah yang dialami bangsa Indonesia belakangan ini bukanlah merupakan azab atau hukuman dari Allah SWT.

Hari Santri 2019

"Berbagai musibah itu merupakan cobaan dan pembelajaran bagi bangsa Indonesia untuk menuju masa depan yang lebih baik," katanya.

Menurut dia, musibah yang terjadi di Indonesia lebih bernuansa positif untuk menambah keimanan. "Hikmahnya bisa juga sebagai pencuci perbuatan dosa sehingga di akherat bisa lebih ’ringan’," katanya.

Dalam khutbahnya, Nasarudin juga mengajak umat untuk bersikap bijak dalam menghadapi setiap musibah serta senantiasa meminta pertolongan kepada Allah atas musibah yang terjadi.

"Hamba yang sejati tidak pernah berburuk sangka pada Allah dan tidak pernah mencari "kambing hitam", tapi belajar dan mengambil hikmah dibalik musibah itu," katanya. (ant/mad)



Dari Nu Online: nu.or.id

Hari Santri 2019 Nahdlatul Ulama, Santri Hari Santri 2019

Ribuan Nahdliyin Sidoarjo Ikuti Pawai Santri Sidoarjo

Sidoarjo, Hari Santri 2019 - Ribuan Nahdliyin dari unsur siswa-siswi di bawah naungan LP Maarif NU Sidoarjo dari tingkat MI, MTs, MA, perguruan tinggi mengikuti pawai santri yang digelar oleh Pemkab Sidoarjo di alun-alun setempat, Ahad (23/10). Pawai ini juga diikuti oleh seluruh banom dan lembaga NU Sidoarjo.

Dengan antusias mereka mengikuti kegiatan tersebut. Meski hujan deras sempat mengguyur wilayah Sidoarjo, namun itu tak menyurutkan semangat warga kota udang untuk menyukseskan peringatan Hari Santri 2016.

Ribuan Nahdliyin Sidoarjo Ikuti Pawai Santri Sidoarjo (Sumber Gambar : Nu Online)
Ribuan Nahdliyin Sidoarjo Ikuti Pawai Santri Sidoarjo (Sumber Gambar : Nu Online)

Ribuan Nahdliyin Sidoarjo Ikuti Pawai Santri Sidoarjo

Bupati Sidoarjo H Saiful Ilah mengatakan, acara pawai santri ini terselenggara atas peran serta umat Islam di Sidoarjo dalam rangka membangun Kabupaten Sidoarjo yang lebih baik. Pawai santri ini merupakan rangkaian acara untuk memperingati Hari Santri.

"Semoga kegiatan ini bisa bermanfaat dan mendapatkan ridho dari Allah SWT. Mudah-mudahan Sidoarjo menjadi kabupaten yang mandiri, inovatif, sejahtera, dan berkelanjutan," kata pria yang akrab disapa Abah Ipul itu.

Hari Santri 2019

Ia berpesan kepada para santri agar senantiasa meningkatkan ilmu pengetahuan. Pasalnya, santri memiliki peran serta dan kontribusi dalam pembangunan khususnya di Kabupaten Sidoarjo.

Hari Santri 2019

Abah Ipul juga mengajak warga Sidoarjo khususnya umat Islam untuk bersama-sama membangun Sidoarjo menjadi kabupaten yang lebih baik lagi.

"Santri harus terus meningkatkan ilmu pengetahuan, olah kerja, dan memperkokoh ekonomi dengan baik untuk meningkatkan produktivitas di Sidoarjo," pesan Abah Ipul. (Moh Kholidun/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Hari Santri 2019 PonPes, Nahdlatul Ulama, Nusantara Hari Santri 2019

Kamis, 22 Februari 2018

Begini Cara Gus Dur Membangun Papua

Jakarta, Hari Santri 2019. Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar menjelaskan, pembangunan yang dilakukan KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur di tanah Papua bukan saja pada pembangunan fisik dan infrastruktur, tetapi juga menekankan kepada pembangunan manusia atau masyarakat Papua.

Begini Cara Gus Dur Membangun Papua (Sumber Gambar : Nu Online)
Begini Cara Gus Dur Membangun Papua (Sumber Gambar : Nu Online)

Begini Cara Gus Dur Membangun Papua

Pria yang akrab disapa Cak Imin menegaskan, Gus Dur dalam pembangunan Papua juga memperhatikan konteks sejarah Papua.

"Membangun Papua tidak bisa lepas dari sejarah Papua," kata Cak Imin saat memberikan sambutan dalam acara diskusi “Gus Dur, Papua, dan Paradigma Pembangunan di Graha Gus Dur” di Jakarta, Rabu (26/7).

Gus Dur, imbuh Cak Imin, berusaha untuk membangun kembali kepercayaan diri masyarakat Papua. Salah satu upaya yang dilakukan Gus Dur adalah dengan mengganti nama Irian dengan Papua.

Hari Santri 2019

"Ketika Gus Dur merubah Irian menjadi Papua banyak perdebatan," jelasnya.

Selain itu, lanjut dia, Gus Dur juga menekankan dialog dan menampung aspirasi masyarakat Papua seperti memperbolehkan masyarakat Papua untuk mengibarkan Bendera Bintang Kejora.

Hari Santri 2019

"Gus Dur membolehkan Bendera Bintang Kejora dikibarkan (di Papua) tetapi tingginya di bawah Bendera Merah Putih," terangnya.

"Ketika ditanya (soal kebolehan mengibarkan Bendera Bintang Kejora, Gus Dur menjawab dengan enteng: persatuan sepak bola saja boleh mengibarkan bendera klub," lanjut Cak Imin.

Cak Imin menilai, Gus Dur meletakkan manusia di atas segala-galanya. Oleh karena itu, Gus Dur membangun Papua dengan membangun manusianya. (Muchlishon Rochmat/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Hari Santri 2019 Cerita, Nahdlatul Ulama Hari Santri 2019

Selasa, 13 Februari 2018

160 RPK Ansor Lampung, Bantu Pemerintah Stabilkan Harga Sembako

Bandar Lampung, Hari Santri 2019. Gerakan Pemuda Ansor Lampung terus berkomitmen menunjukan kecintaan dan pengabdiannya bagi ? bangsa Indonesia. Upaya tersebut diwujudkan melalui pendirian Rumah Pangan Kita (RPK) di 15 kabupaten/kota di daerah itu.

"Setiap Pimpinan Cabang Pemuda Ansor di kabupaten atau kota masing-masing akan memiliki 10 RPK. 10 lagi pimpinan wilayah, jadi total ada 160 RPK yang kami miliki," ujar Ketua PW GP Ansor Lampung, Hidir Ibrahim, Jumat, di Bandar Lampung (16/6).

160 RPK Ansor Lampung, Bantu Pemerintah Stabilkan Harga Sembako (Sumber Gambar : Nu Online)
160 RPK Ansor Lampung, Bantu Pemerintah Stabilkan Harga Sembako (Sumber Gambar : Nu Online)

160 RPK Ansor Lampung, Bantu Pemerintah Stabilkan Harga Sembako

RPK merupakan salah satu program Perum Bulog untuk mendistribusikan pangan dalam penugasan menjaga stabilisasi harga nasional. GP Ansor Lampung memantapkan diri mengambil RPK berbekal pengalaman penyelenggaraan pasar murah di 15 kabupaten/kota pada Ramadhan 1438 H ini.

"Sabtu 17 Juni 2017, bertempat di PW GP Ansor Lampung, Jalan Raden Gunawan II, Rajabasa, Bandar Lampung, kami akan menandatangani nota kesepahaman dengan Bulog menindaklanjuti arahan Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor yang menginisiasi gerakan kewirausahaan yang Insya Allah berdampak positif bagi masyarakat," kata Hidir lagi.

Hari Santri 2019

RPK Ansor di Lampung nantinya akan menyediakan komoditi seperti telur, bawang putih, terigu, gula pasir, beras dan minyak goreng dengan harga relatif lebih rendah dari umumnya.

"Upaya ini adalah keharusan dilakukan kader Ansor. Untuk menggerakkan organisasi membutuhkan kreativitas dan kemauan. Itulah jalan yang harus ditempuh setiap organisatoris," papar dia lagi.

Ketua PC GP Ansor Way Kanan Gatot Arifianto menyambut baik upaya pimpinan wilayah mendorong kemandirian kader.

"Ini jalan menunjukkan jati diri organisasi dengan harakah atau gerakan, bukan wacana atau sekedar omong kosong sehingga kami bisa menegaskan dengan perbuatan, bahwa Ansor merupakan organisasi yang bermanfaat bagi masyarakat dengan segala kekurangannya," kata pemilik gelar adat Lampung Ratu Ulangan itu.

Hari Santri 2019

Di Way Kanan, imbuh aktivis Gusdurian itu menambahkan, RPK tersebar di lima kecamatan dan beberapa kampung. Satu dikelola PAC Way Tuba, lalu PAC Negeri Besar tiga RPK. Selanjutnya di PAC Banjit, Negeri Agung dan Pakuan Ratu masing-masing dua RPK. Total sepuluh RPK.

"Melalui RPK ini, kami ingin menegaskan Ansor Untuk Masyarakat. Karena kami ialah organisasi action, bukan organisasi fashion," kata Gatot. (Syuhud Tsaqafi/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Hari Santri 2019 Nahdlatul Ulama Hari Santri 2019

Jumat, 26 Januari 2018

Lima Program Pokok Ketua Baru IPNU-IPPNU Jepara

Jepara, Hari Santri 2019

Zainal Muttaqin terpilih menjadi ketua baru Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar NU (IPNU) dan dan Vida Amalia sebagai ketua baru Ikatan Pelajar Putri NU (IPPNU) Jepara masa khidmah 2016-2108.

Zainal Muttaqin, ketua PC IPNU Jepara terpilih saat dihubungi Hari Santri 2019, Senin (10/10/16), menyampaikan visi-misi kepengerusan mendatang. Pertama, melanjutkan PR besar IPNU-IPPNU yakni mengaktifkan kembali ranting-ranting sebagaimana yang diprogramkan oleh PCNU Jepara untuk semua Banom.

Lima Program Pokok Ketua Baru IPNU-IPPNU Jepara (Sumber Gambar : Nu Online)
Lima Program Pokok Ketua Baru IPNU-IPPNU Jepara (Sumber Gambar : Nu Online)

Lima Program Pokok Ketua Baru IPNU-IPPNU Jepara

Kedua, kata sekretaris bidang kaderisasi PC IPNU Jepara masa khidmah 2014-2016 ini, menumbuhkembangkan potensi kader di semua lini mulai dari ranting, komisariat hingga anak cabang dengan melaksanakan program kaderisasi pendidikan Makesta dan Lakmud.

Hari Santri 2019

“Ketiga, mensantrikan pelajar dan mempelajarkan santri,” lanjut Zainal, Wakil Ketua II PAC IPNU Welahan 2014-2016 itu.

?

Hari Santri 2019

Keempat, mengembangkan para kader muda yang lebih berkah, bermanfaat dan bisa memberikan sumbangsih perjuangan di setiap lini di tingkatannya masing-masing. Terakhir, mengajak para pelajar dan pemuda untuk sadar organisasi sebagai bekal untuk menatap masa depan yang lebih baik.

Zainal dan Vida terpilih dalam Konfercab XXV IPNU-IPPNU Jepara yang berlangsung di Pesantren Roudlotul Mubtadiin Balekambang Desa Gemiring Lor, Kecamatan Nalumsari, Kabupaten Jepara, Sabtu-Ahad (08-9/10). Zainal memperoleh 22 suara, disusul Ahmad Suyudi dengan perolehan 14 dan M. Miqdad Sya’roni dengan 11 suara. Sedangkan Vida Amalia terpilih menjadi ketua IPNU Cabang Jepara secara aklamasi.

Sementara itu, M. Khoironi, Ketua demisioner IPNU Cabang Jepara 2014-2016 berharap IPNU-IPPNU ke depan mampu melanjutkan program-program yang telah dirintis sebelumnya yang baik dan mampu berinovasi serta memperkuat organisasi dan kaderisasi.

Juga mampu mengawal pendirian ranting, komisariat dan PAC. “Kami juga berharap IPNU-IPPNU ke depan mampu menangkap isu-isu pelajar, pendidikan serta pendampingan kepada pelajar lebih intens lagi,” papar Khoironi.

Guru MTs Al-Faizin Guyangan, Bangsri Jepara itu membeberkan hampir semua program departemen dan lembaga sudah terlaksana dengan baik. Di antaranya adalah kaderisasi. “Masa khidmah sebelumnya ada 10 PAC sekarang ada peningkatan 14 PAC aktif. Ini peningkatan yang harus dijaga terus eksistensinya,” harapnya. (Syaiful Mustaqim/Mahbib)

? ? ? ? ?


Dari Nu Online: nu.or.id

Hari Santri 2019 Nahdlatul Ulama, Meme Islam, AlaSantri Hari Santri 2019

Minggu, 21 Januari 2018

Meminang Keberanian

Robiatul Adawiyah

Bahagia tak layak menjadi jaminan

Meminang Keberanian (Sumber Gambar : Nu Online)
Meminang Keberanian (Sumber Gambar : Nu Online)

Meminang Keberanian

Bila bahagia masih menjadi sebuah kemungkinan

Kemungkinan hidup yang saling bergantungan.

Hidup adalah keberanian.

Hari Santri 2019

Keberanian hujan dengan sejuta alasan

Tanpa tahu yang berada dalam gendongan

Yang berada ditepi jalan.

Hari Santri 2019

Seperti gula,

Manis

Larut

Dan mengendap dalam gelas.

Wujudnya tak lagi menarik

Namun rasa adalah penggoda

Darinya keberanian tercipta.

Sementara,

Memandu jalannya kenangan

Tak menuntutmu untuk memberi

Dan lekas tuk disudahi.

Sebab, lelaki separas apapun

Tak akan menarik jika terluka.

Menimang-nimang kenangan

Sungguh membuatku kerepotan

Kenangan menjadi tumpukan bergilir

Dan air mata hanya akan terus mengalir.

Kenangan menjadi sangat luber.

Semua orang sibuk merawat dan menghias kenangan.

Sayangnya, kenangan tak bisa diganti orangnya

Dan tak bisa diubah rasanya.

Jakarta, April 2017

Penulis adalah kader PMII Az-Ziyadah, peserta kelas menulis Hari Santri 2019. Dari Nu Online: nu.or.id

Hari Santri 2019 Nahdlatul Ulama, Cerita, Habib Hari Santri 2019

Sabtu, 09 Desember 2017

Tingkatkan Kualitas SDM NU, Muktamar Rumuskan 3 Bidang Prioritas

Jakarta, Hari Santri 2019. Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) merancang program dengan memprioritaskan pada bidang pendidikan, kesehatan, dan ekonomi. Terbukti di dalam Sidang Komisi Program Muktamar Ke-33 NU yang berlangsung di Pesantren Darul Ulum Rejoso, Peterongan, Jombang, Selasa (4/8) lalu, PBNU membentuk 3 badan khusus yang bergerak di bidang-bidang tersebut.

Tingkatkan Kualitas SDM NU, Muktamar Rumuskan 3 Bidang Prioritas (Sumber Gambar : Nu Online)
Tingkatkan Kualitas SDM NU, Muktamar Rumuskan 3 Bidang Prioritas (Sumber Gambar : Nu Online)

Tingkatkan Kualitas SDM NU, Muktamar Rumuskan 3 Bidang Prioritas

Tiga badan khusus yang dimaksud yaitu Badan Pelaksana Bidang Kesehatan NU (BPKB-NU), Badan Penyelenggara Pendidikan Ma’arif NU (BP2M-NU), dan Badan Perekonomian NU (BPNU).

Ketua Komisi Program, H Yahya Ma’shum saat itu menerangkan, bahwa kelembagaan Badan Khusus terdiri dari Dewan Pengurus dan dan Pelaksana (eksekutif). Dewan Pengurus ditunjuk (berdasarkan keahlian dibidangnya), disahkan PBNU, Tingkat Provinsi ditunjuk oleh PWNU, di Kabupaten/Kota oleh PCNU dan disahkan oleh Dewan Pengurus.

Hari Santri 2019

Tiga Badan Khusus ini merupakan upaya realisasi dari salah satu program dasar yang dirancang PBNU, yaitu Program Pengembangan Kualitas SDM NU. Adapun program dasar lain yang dirancang, yakni Program Penguatan dan Penyebaran Aswaja NU; Program Peningkatan Kesejahteraan dan Keadilan Warga (bergerak di sektor perekonomian, ketenagakerjaan, serta pendidikan dan perlindungan hukum), dan Program Penguatan Organisasi, Kelembagaan, dan Jaringan.

Hari Santri 2019

Dalam pemaparannya di hadapan sekitar 450 PCNU yang hadir dalam Sidang Komisi Program, Yahya Ma’shum menjelaskan, bahwa Badan Khusus bertanggung jawab langsung kepada PBNU, hubungan koordinatif dan konsultatif dalam menjalankan mandat yang diberikan oleh PBNU.

“Ruang lingkup tanggung jawab Badan Khusus meliputi penyelenggaraan, pengelolaan, pengembangan, dan atau pendirian masing-masing 3 bidang tersebut,” jelas Yahya yang juga Ketua PP Lakpesdam NU ini.

Adapun, lanjutnya, tanggung jawab 3 Badan Khusus tersebut adalah:

1. BPKB-NU: menangani Rumah Sakit, Klinik, Balai Pengobatan, Rumah Bersalin, pelayanan pencegahan, tindakan dan rehabilitasi, serta melakukan advokasi bidang kesehatan.

2. BP2M-NU: menangani Lembaga Pendidikan Formal dan Non-Formal yang terdiri dari bidang Pendidikan Madrasah/Sekolah, bidang Pendidikan Tinggi, dan bidang PAUD, TK, TPA.

3. BPNU: menangani lembaga ekonomi berbasis komunitas, Induk Koperasi NU, BMT-NU, Himpunan Saudagar NU, dan Asosiasi Perekonomian tertentu.

Dalam sidang yang juga dipimpin oleh Ketua PP LP Ma’arif NU, H Arifin Djunaidi dan salah satu Ketua PBNU, H Iqbal Sulam ini, Muktamirin banyak memberikan kritikan, usulan, pandangan, dan pendapatnya terhadap program-program yang telah dipaparkan. Namun demikian, suasana sidang berlangsung kondusif. (Fathoni)?

Dari Nu Online: nu.or.id

Hari Santri 2019 News, Nahdlatul Ulama, Jadwal Kajian Hari Santri 2019

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Hari Santri 2019 - Hari Santri Nasional sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Hari Santri 2019 - Hari Santri Nasional. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Hari Santri 2019 - Hari Santri Nasional dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock