Jombang, Hari Santri 2019. Para santri Husada bersama Ketua Unit Kebersihan Lingkungan Pesantren (UKLP) Imam Bukhari, berupaya membasmi jentik nyamuk, Jumat (19/12). Mereka mencampurkan obat ABATE (larvasida pembasmi larva/ jentik nyamuk) pada air tergenang di penampungan air, bak-bak mandi, dan selokan air di sekitar pondok putra, pondok putri dan di lima unit pendidikan di bawah naungan Yayasan Hasyim Asyari.
Upaya ini sengaja dilakukan mengingat masuknya musim hujan yang dapat memicu peningkatan kembang biak jentik nyamuk penular demam berdarah. Dengan menekan naiknya populasi nyamuk, maka risiko terjadinya penularan juga semakin kecil.
| Masuki Penghujan, Santri Husada Tebuireng Berantas Jentik Nyamuk (Sumber Gambar : Nu Online) |
Masuki Penghujan, Santri Husada Tebuireng Berantas Jentik Nyamuk
Pembina santri Husada Sumantri mengatakan, "Musim hujan tiba menyebabkan nyamuk berkembang biak di mana-mana. Ini pula yang mengakibatkan beberapa santri terkena Demam Berdarah Dengue (DBD), sehingga harus dirawat di puskestren Tebuireng.”Hari Santri 2019
Karena itu perlu adanya upaya pemberantasan jentik-jentik nyamuk khususnya yang berada di sekitar pondok pesantren, terang Sumantri.“Selain memberantas jentik-jentik nyamuk kegiatan ini juga bertujuan memberi contoh kepada seluruh santri agar terbiasa peduli pada lingkungan dan sesama,” kata Sumantri.
Hari Santri 2019
Beberapa waktu lalu tim UKLP bekerja sama dengan Puskesmas Cukir dalam melakukan fogging (pengasapan), untuk memberantas nyamuk-nyamuk yang ada di lingkungan Tebuireng dan pondok madrasatul Qur’an, Bukhori menambahkan. (M Ali Ridho/Alhafiz K)Dari Nu Online: nu.or.id
Hari Santri 2019 Kajian Islam, Ahlussunnah Hari Santri 2019
