Kamis, 19 Mei 2016

Masih Ada Ketidaktepatan Pengutipan Qur’an dalam Buku Teks Agama Islam

Jakarta, Hari Santri 2019. Penelitian yang dilakukan oleh Puslitbang Lektur dan Khazanah Keagamaan Kementerian Agama pada 2015 terkait dengan isi buku teks pelajaran agama Islam (PAI) menemukan masih munculnya sejumlah kesalahan.

?

Masih Ada Ketidaktepatan Pengutipan Qur’an dalam Buku Teks Agama Islam (Sumber Gambar : Nu Online)
Masih Ada Ketidaktepatan Pengutipan Qur’an dalam Buku Teks Agama Islam (Sumber Gambar : Nu Online)

Masih Ada Ketidaktepatan Pengutipan Qur’an dalam Buku Teks Agama Islam

Keputusan Menteri Agama (KMA) 437 menetapkan bahwa buku-buku yang dibeli dan diadakan oleh Departemen Agama harus di-tashih (=dikoreksi, divalidasi, dibenarkan substansinya) terlebih dahulu sebelum diedarkan kepada peserta didik baik yang berada dilingkungan Departemen Agama maupun Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Nasional. Namun hal tersebut tidak bisa berjalan karena buku-buku tersebut bukan dibeli dan diadakan oleh Kementerian Agama. Dengan adanya program BOS pengadaan dan pembelian buku-buku pelajaran agama Islam diadakan dan dibeli langsung oleh Komite Sekolah.

Sejumlah kesalahan tersebut meliputi:?

Hari Santri 2019

1) ketidaktepatan pengutipan teks ayat Al-Qur’an;?

2) ketidaktepatan pengutipan teks hadis;?

3) ketidaktepatan pengutipan terjemah ayat Al-Qur’an;?

4) ketidaktepatan penerjemahan hadis;?

Hari Santri 2019

5) inkonsistensi dalam penggunaan transliterasi Arab-Latin;?

6) ketidaktepatan penulisan Bahasa Indonesia;?

7) ketidaksesuaian antara pengutipan ayat Al- Qur’an atau hadis dengan topik bahasan;?

8) ketidaksesuaian antara materi dengan gambar (ilustrasi), dan;?

9) ilustrasi yang ditampilkan sering tidak sesuai dengan konteks pembahasan atau usia anak didik; daftar pustaka yang dicantumkan sering tidak dirujuk karena sering menggunakan sumber yang ? tidak kredibel seperti internet.?

Puslitbang LKK berpendapat kesalahan atau kekeliruan penulisan yang terdapat dalam buku pelajaran SD, SMP, dan SMA tersebut, akan mengakibatkan “penyesatan” di samping pemahaman yang keliru bagi peserta didik.?

Untuk itu, Puslitbang mengusulkan agar pemerintah perlu menarik penggunaan buku pelajaran Pendidikan Agama yang memuat kesalahan “berat” untuk dilakukan revisi terlebih dahulu agar dapat dipergunakan pada waktu mendatang;

Selanjutnya, diperlukan pengembangan KMA 437 (yang membatasi kewenangan untuk menilai buku-buku yang dibeli dan diadakan oleh Departemen Agama) diperluas wilayah otoritasnya hingga memiliki kewenangan untuk menilai buku-buku yang diadakan oleh Kemendikbud juga. Selain itu, perlu dibuat MoU antara Kementerian Dikbud dalam menangani buku-buku pelajaran agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha dan Khonghucu. Terakhir, terkait dengan temuan kontemporer, perlu dilakukan langkah pemberian teguran, atau perintah untuk memperbaiki kesalahan yang terjadi. Bahkan pada tingkat kesalahan yang “tinggi”, perlu dilakukan penarikan dari pasar. (Mukafi Niam) ?

Dari Nu Online: nu.or.id

Hari Santri 2019 Habib, Kiai, Pesantren Hari Santri 2019

Hari Santri 2019 - Hari Santri Nasional. Masih Ada Ketidaktepatan Pengutipan Qur’an dalam Buku Teks Agama Islam di Hari Santri 2019 - Hari Santri Nasional ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Hari Santri 2019 - Hari Santri Nasional sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Hari Santri 2019 - Hari Santri Nasional. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Hari Santri 2019 - Hari Santri Nasional dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock