Sukoharjo, Hari Santri 2019. Keluarga besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Sukoharjo, belum lama ini (8/5) mengadakan peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-53 PMII yang dan Satu Dasawarsa PMII Sukoharjo.
Acara yang dihadiri ratusan peserta baik pengurus, anggota, maupun para alumni tersebut diselenggarakan di Gedung Pertemuan Kantor Kelurahan Ngadirejo Kartasura Sukoharjo.
| PMII Sukoharjo Peringati Satu Dasawarsa (Sumber Gambar : Nu Online) |
PMII Sukoharjo Peringati Satu Dasawarsa
Dalam acara yang mengusung tema "Memperteguh Peran Strategis PMII Sebagai Social Mandatory Dalam Kepemimpinan Demokrasi" ini, ketua PMII Sukoharjo, Jampit Ludiro dalam suatu orasi kebangsaan, ia mengatakan dengan lebih dari usia emas, organisasi PMII dalam level nasional telah terbukti sebagai perangkai negeri dan penjaga NKRI.Hari Santri 2019
“Itu bagian dari bukti PMII sebagai social mandatory,” kata Mahasiswa IAIN Surakarta itu.“Sinergitas dan kolektifitas antara kader dan alumni, juga menjadi modal penting dalam menjaga ritme gerakan,” imbuh sang ketua.
Acara kemudian dilanjutkan dengan pentas monolog “Kemerdekaan” karya Putu Wijaya. Di akhir peringatan Harlah PMII ini, diadakan pemberian kenang-kenangan dari pengurus cabang untuk para mantan ketua, mulai dari periode 1 sampai periode 7.
Hari Santri 2019
Redaktur : Mukafi NiamKontributor: Ajie Najmuddin
Dari Nu Online: nu.or.id
Hari Santri 2019 Sunnah Hari Santri 2019
