Senin, 20 November 2017

Soekarno, Peci Hitam, dan Peziarah di Baghdad

Jakarta, Hari Santri 2019 

Di majalah sastra Horison, pernah memuat cerita Asrul Sani, sutradara terkenal yang pernah aktif di Lesbumi NU dan pernah menjadi anggota DPR RI dari NU. Di majalah tersebut diceritakan bahwa dia pernah menunaikan ibadah haji. Waktu itu, masih menggunakan kapal laut sehingga harus singgah di banyak pelabuhan. 

Soekarno, Peci Hitam, dan Peziarah di Baghdad (Sumber Gambar : Nu Online)
Soekarno, Peci Hitam, dan Peziarah di Baghdad (Sumber Gambar : Nu Online)

Soekarno, Peci Hitam, dan Peziarah di Baghdad

Ketika Asrul Sani menumpang taksi di sebuah negara di Afrika. Ketika di dalam mobil, keduanya terjadi interaksi. Lalu tahulah si sopir bahwa penumpangnya itu berasal dari Indonesia. 

Sopir berkata dalam bahasa Inggris terpatah-patah, “oh ia Indonesia, Soekarno… Soekarno pemimpin kami." 

Dan sopir pun enggan menerima ongkos taksi yang yang dibayarkan Asrul Sani. Bagi si sopir, presiden yang selalu mengenakan peci hitam itu bukan saja pemimpin Indonesia, tapi pemimpin Asia dan Afrika serta Amerika latin.

Tentang presiden pertama tersebut dialami juga oleh Abdul Hakim yang sedang berziarah ke makam-makam wali di Timur Tengah. Sebagai seorang santri, ia mengenakan sarung dan peci hitam saat berziarah. 

Hari Santri 2019

“Di dan salah satu makam, ketika melihat peci yang saya kenakan, langsung menyapa salam dan menyebut nama Soekarno beberapa kali sambil mengacungkan jempol ke hadapan saya. Sungguh lega hati ini banyak orang yang mengenal Indonesia dan Soekarno, banyak yang mendapat inspirasi dari beliau,” jelasnya kepada Hari Santri 2019 selepas berziarah ke makam Imam Hanafi di kota Baghdad Sabtu lalu (11/11). 

Sebelumnya, Hakim menceritakan ketika ia memasuki kota Baghdad. Setiap mobil yang akan memasuki kota itu selalu dihentikan tentara untuk diperiksa dengan ketat. Semua bawaan isi mobil dan penumpang diperiksa lengkap dan teliti. 

Saat salah satu tentara memeriksa mobil yang ditumpangi Hakim, wajahnya tampak tidak begitu ramah. Namun, sambil memeriksa, tentara itu sesekali menoleh peci hitam yang dipakainya. 

Ya, dia memperhatikan peci hitam. Dan anhenya, hal itu membuat para tentara hormat dan tersenyum ke rombongan mobil yang membawa Hakim. 

Hari Santri 2019

"Andunizi?" (Indonesia: maksud ucapannya). 

Naam, ana min Indonesia (saya dari Indonesia).” (Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Hari Santri 2019 Habib Hari Santri 2019

Hari Santri 2019 - Hari Santri Nasional. Soekarno, Peci Hitam, dan Peziarah di Baghdad di Hari Santri 2019 - Hari Santri Nasional ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Hari Santri 2019 - Hari Santri Nasional sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Hari Santri 2019 - Hari Santri Nasional. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Hari Santri 2019 - Hari Santri Nasional dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock