Minggu, 19 November 2017

Islam Moderat di Indonesia harus Diperkuat

Jakarta, Hari Santri 2019. Akademisi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Prof Dr Bambang Pranowo mengatakan Islam moderat di Tanah Air harus diperkuat untuk mencegah meluasnya pengaruh paham radikal.

"Penguatan pemahaman Islam yang moderat dan toleran menjadi salah satu senjata untuk mencegah masuknya paham kelompok radikal dan terorisme seperti ISIS," katanya di Jakarta, Jumat.

Islam Moderat di Indonesia harus Diperkuat (Sumber Gambar : Nu Online)
Islam Moderat di Indonesia harus Diperkuat (Sumber Gambar : Nu Online)

Islam Moderat di Indonesia harus Diperkuat

Ia menilai langkah Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) melakukan kampanye dan sosialisasi pencegahan paham kekerasan dan ISIS di berbagai kalangan sudah bagus, namun harus ditindaklanjuti dengan adanya penguatan pemahaman tentang Islam sesuai ajaran yang benar.

Menurut Guru Besar Sosiologi Agama ini, pemerintah dan Ormas Islam di Indonesia seperti Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah berkewajiban untuk memberikan pemahaman Islam kepada segenap anak bangsa.

Sementara itu Ketua Ikatan Dai Indonesia (Ikadi) KH Ahmad Satori Ismail mengatakan Islam adalah agama yang mengajarkan kelembutan, cinta kasih, dan persaudaraan.?

Hari Santri 2019

"Dalam Islam tidak ada sama sekali ajaran untuk merusak, meneror, apalagi membunuh sesama manusia," katanya.

Menurutnya, Islam yang indah, lembut, dan damai itu selalu diajarkan Nabi Muhammad SAW. Bahkan saat terjadi perang, juga diajarkan untuk menghormati musuh dan tidak boleh menyakiti anak-anak, wanita, dan orang tua.?

Semua itu adalah cerminan bahwa cara-cara kekerasan itu bukan Islam, apalagi tindakan itu menimbulkan korban jiwa.

Hari Santri 2019

"Jadi tidak ada hubungannya antara Islam dengan aksi-aksi terorisme yang terjadi akhir-akhir ini. Mereka tidak paham makna sebenarnya dari Islam yang mengajarkan kelembutan, kedamaian dan rahmatan lil alamin. Itulah inti ajaran Islam," ujar Ahmad Satori.

Untuk itu, ia mengajak umat Islam Indonesia untuk memperkuat pemahaman tentang makna Islam yang benar agar tidak terjebak dan terpengaruh propaganda paham radikal terorisme.?

Terkait jihad, Wakil Ketua Komisi Dakwah MUI ini mengatakan di alam kemerdekaan Indonesia saat ini, jihad tidak lagi dilakukan dengan mengangkat senjata, melainkan dengan berbagai cara seperti menggunakan tenaga, harga, jiwa, dan lain-lain untuk kemaslahatan.

"Di zaman sekarang, perjuangan (jihad) kita bukan dengan angkat senjata, tapi dengan memerdekaan negeri ini dari pengaruh asing, kemiskinan, sehingga Indonesia bisa menjadi negara yang aman, damai, makmur, dan sejahtera," katanya. (Antara/Mukafi Niam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Hari Santri 2019 Amalan Hari Santri 2019

Hari Santri 2019 - Hari Santri Nasional. Islam Moderat di Indonesia harus Diperkuat di Hari Santri 2019 - Hari Santri Nasional ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Hari Santri 2019 - Hari Santri Nasional sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Hari Santri 2019 - Hari Santri Nasional. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Hari Santri 2019 - Hari Santri Nasional dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock