Minggu, 20 Agustus 2017

IPNU Apresiasi Bupati Anas Anulir Aturan Diskriminatif di Sekolah Negeri

Banyuwangi, Hari Santri 2019



Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Banyuwangi segera melakukan kroscek terkait dengan merebaknya pemberitaan kasus aturan diskriminatif di salah satu SMP Negeri di Banyuwangi. Kasus yang berbau SARA tersebut, menelan korban seorang siswi berinisial NWA yang ditolak masuk sekolah karena tidak mengenakan jilbab.

"Kami telah melakukan penelusuran kasus ini. Ternyata laporan yang kami dapat, anak tersebut, non-Muslim, sehingga menolak aturan memakai jilbab di sekolah," ungkap Ketua PC IPNU Banyuwangi Yahya Muzakki saat ditemui di base camp IPNU, di Genteng, Ahad (16/7).

IPNU Apresiasi Bupati Anas Anulir Aturan Diskriminatif di Sekolah Negeri (Sumber Gambar : Nu Online)
IPNU Apresiasi Bupati Anas Anulir Aturan Diskriminatif di Sekolah Negeri (Sumber Gambar : Nu Online)

IPNU Apresiasi Bupati Anas Anulir Aturan Diskriminatif di Sekolah Negeri

Mendapat laporan yang bernuansa diskriminatif tersebut, lanjut Yahya, pihaknya langsung melakukan konfirmasi kepada Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas. "Melalui Dispendik, kita mengkonfirmasi hal tersebut. Informasi yang kami dapat, Bupati Anas telah menganulir aturan itu," terangnya.

Langkah cepat Bupati Anas menganulir aturan yang berawal dari inisiatif kepala sekolah tersebut, diapresiasi oleh IPNU. "Kami mengapresiasi respon cepat Bupati Anas. Ini penting untuk menjaga keharmonisan antar umat beragama di Banyuwangi yang selama ini, telah terjalin baik," papar Yahya.

Hari Santri 2019

Selain itu, Yahya juga mendesak kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi untuk memberikan teguran keras kepada kepala sekolah bersangkutan. "Ini jelas mencoreng nama Banyuwangi yang dikenal sebagai kota welas asih, bahkan baru-baru ini dapat Harmony Award sebagai daerah dengan kerukunan umat beragama yang baik. Ini harus diberikan teguran agar tidak terulang lagi kasus seperti ini," harapnya.

Lebih lanjut, Yahya menerangkan, IPNU Banyuwangi siap mengawal pendampingan terhadap kasus-kasus yang menimpa pelajar. Sebagai badan otonom NU yang segmentasinya pelajar, IPNU memiliki badan khusus bernama Student Crisis Center (SCC) yang fungsinya melakukan advokasi kepelajaran.

"Prinsipnya, IPNU ingin memberikan kontribusi kepada para pelajar seluas-luasnya. Tidak hanya kepada anggota saja, tapi kepada semua pelajar lainnya," pesannya (Ayung/Awang/Mukafi Niam)

Hari Santri 2019

Dari Nu Online: nu.or.id

Hari Santri 2019 Humor Islam Hari Santri 2019

Hari Santri 2019 - Hari Santri Nasional. IPNU Apresiasi Bupati Anas Anulir Aturan Diskriminatif di Sekolah Negeri di Hari Santri 2019 - Hari Santri Nasional ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Hari Santri 2019 - Hari Santri Nasional sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Hari Santri 2019 - Hari Santri Nasional. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Hari Santri 2019 - Hari Santri Nasional dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock