Kamis, 18 Mei 2017

Rancangan Ahwa Sementara Hanya Diberlakukan untuk Pemilihan Rais Aam

Jakarta, Hari Santri 2019. Rancangan konsep Ahlul Halli Wal Aqdi atau Ahwa dalam pemilihan pucuk pimpinan NU sementara ini hanya diberlakukan untuk pemilihan Rais Aam dan bukan untuk Ketua Umum PBNU. Penerapan Ahwa untuk pemilihan Rais Aam dinilai mendesak dan harus diterapkan pada Muktamar NU di Jombang.

“Ahwa dapat diperlakukan juga untuk tanfidziyah. Tapi menimbang berbagai masukan, yang terpenting dan mendesak adalah untuk Syuriyah. Namun jika dikehendaki untuk tanfidziyah juga akan lebih baik lagi,” kata Ketua Komisi Organisasi Muktamar ke-33 NU H Aji Hermawan melalui saluran elektronik, Ahad (7/6) lalu.

Rancangan Ahwa Sementara Hanya Diberlakukan untuk Pemilihan Rais Aam (Sumber Gambar : Nu Online)
Rancangan Ahwa Sementara Hanya Diberlakukan untuk Pemilihan Rais Aam (Sumber Gambar : Nu Online)

Rancangan Ahwa Sementara Hanya Diberlakukan untuk Pemilihan Rais Aam

Menurut Wakil Sekjen PBNU ini, mekanisme sementara yang telah dirancang berdasarkan hasil Rapat Pleno PBNU di Wonosobo, Munas? Alim Ulma NU di Jakarta dan beberapa kali kegiatan pra muktamar, masing-masing PCNU dan PWNU akan mengusulkan 9 nama kemudian diambil 9 orang dengan perolehan suara yang tertinggi. Sembilan nama inilah yang akan memilih Rais Aam.

Hari Santri 2019

“Mekanismenya memang belum disepakati. Namun dari masukan ketika pra muktamar, panitia diharapkan dapat menyediakan list ulama yang dapat dipilih beserta biografi ringkasnya. Namun daftar ini tidak mutlak. Artinya kalau ada yang masuk di luar dari daftar yang ada juga boleh,” ujarnya.

Karena Ahwa baru akan diterapkan pada Muktamar kali ini, teknis pemilihan akan disimulasikan terlebih dahulu sehingga efisien dan terjaga akuntabilitasnya bagi muktamirin. “Mau tidak mau penggunaan IT jadi keharusan,” tambahnya.

Hari Santri 2019

Sebelumnya Wasekjen PBNU Imdadun Rahmat mengatakan, soal Ahwa harus dituntaskan di Munas NU 14-15 Juni 2015 mendatang di Jakarta. Mengutip pernyatakan Rais Syuriyah PBNU KH Saifuddin, menurutnya, persoalan Ahwa akan jernih kalau pembahasnya adalah pengurus syuriyah PWNU se-Indonesia. (A. Khoirul Anam)

?

Foto Dokumen: KH Abdurrahman Wahid bersalaman dengan KH MA Sahal Mahfudh disaksikan KH Ilyas Ruchiyat.

Dari Nu Online: nu.or.id

Hari Santri 2019 Halaqoh, Nahdlatul Hari Santri 2019

Hari Santri 2019 - Hari Santri Nasional. Rancangan Ahwa Sementara Hanya Diberlakukan untuk Pemilihan Rais Aam di Hari Santri 2019 - Hari Santri Nasional ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Hari Santri 2019 - Hari Santri Nasional sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Hari Santri 2019 - Hari Santri Nasional. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Hari Santri 2019 - Hari Santri Nasional dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock