Probolinggo, Hari Santri 2019. Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Wonoasih Kota Probolinggo menghidupkan kembali kegiatan rutin malam yang lebih dikenal dengan Lailatul ijtima’.
Kegiatan tersebut digelar secara bergantian di tiap-tiap Ranting NU se Kecamatan Wonoasih.
| MWCNU Wonoasih Hidupkan Kembali Lailatul Ijtima’ (Sumber Gambar : Nu Online) |
MWCNU Wonoasih Hidupkan Kembali Lailatul Ijtima’
Lailatul ijtima’ yang dihadiri oleh segenap pengurus Syuriah dan Tanfidziyah MWCNU Kecamatan Wonoasih ini diisi dengan shalat Isya’ berjamaah, shalat hajat, tahlil dan pembahasan terkait masalah yang sedang terjadi saat ini, khususnya di Kecamatan Wonoasih.Hari Santri 2019
MWCNU Kecamatan Wonoasih dikenal salah satu basis NU di Kota Probolinggo, sehingga tidak heran jika lailatul ijtima’ tersebut diikuti oleh puluhan jamaah dan anggota NU Ranting setempat.Hari Santri 2019
Berdasarkan pantauan Hari Santri 2019, jamaah lailatul ijtima’ yang terdiri dari kaum ibu-ibu dan bapak-bapak ini terlihat sangat khusuk mengikuti tahapan demi tahapan pelaksanaan tersebut. Apalagi saat digelarnya pembacaan tahlil bersama yang dipimpin oleh pengurus MWCNU Kecamatan Wonoasih.“Kami akan terus berusaha untuk kembali menghidupkan kegiatan lailatul ijtima’ yang merupakan salah satu tradisi yang dilakukan oleh ulama NU. Alhamdulillah, jumlah jamaah tiap kegiatan selalu bertambah. Hal ini menunjukkan masyarakat sangat antusias menymabut kegiatan ini,” ungkap Ketua Tanfidziyah MWCNU Kecamatan Wonoasih Hasin pada Hari Santri 2019, Kamis (7/3).
Menurut Hasin, kegiatan pertemuan bulanan pengurus dan jamaah NU tersebut tidak membutuhkan waktu yang lama. Sebab yang terpenting adalah jamaah dan pengurus NU bisa berkumpul dan mengaji bersama untuk mempererat ukhuwah nahdliyah.
“Semoga melalui kegiatan ini ukhuwah nahdliyah antara pengurus dengan pengurus, maupun pengurus dengan warga NU bisa semakin erat. Yang jelas, kami ingin semua warga NU bisa terus bersatu sehingga tidak mudah terpengaruh dengan paham-paham lain di luar NU yang tidak sesuai dengan Ahlussunnah wal Jama’ah,” harapnya.
Redaktur : Hamzah Sahal
Kontributor : Syamsul Akbar
Dari Nu Online: nu.or.id
Hari Santri 2019 Makam Hari Santri 2019
