Selasa, 22 Juli 2014

Spirit Nahdlatut Tujjar NU Wajib Dibangkitkan

Pati,Hari Santri 2019

Lembaga Talif wan Nasyr (LTN) PCNU Pati bekerja sama dengan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) Kajen, Pati, Jawa Tengah, dan Library Corner IPMAFA mengadakan bedah buku Menatap Masa Depan NU karya Dr. Jamal Mamur, MA.

Spirit Nahdlatut Tujjar NU Wajib Dibangkitkan (Sumber Gambar : Nu Online)
Spirit Nahdlatut Tujjar NU Wajib Dibangkitkan (Sumber Gambar : Nu Online)

Spirit Nahdlatut Tujjar NU Wajib Dibangkitkan

Bedah buku Selasa (9/2) ini dalam rangka mengkaji sejarah terbentuknya NU yang diinisiasi oleh Hadlratussyekh KH M. Hasyim Asyari, KH Abdul Wahab Hasbullah, dan KH. Bisyri Syansuri. Bedah buku membidik tema “Revitalisasi Nahdlatut Tujjar untuk membangkitkan spirit kemandirian ekonomi warga NU”.

Jamal Mamur, mengatakan, ulama-ulama NU adalah sosok yang memahamai agama secara mendalam dan bergerak untuk mengembangkan potensi umat di segala bidang, ekonomi, pendidikan, kebudayaan, dan kesehatan. Mereka bukan sosok yang pasif dan apatis terhadap problematika umat.

Hari Santri 2019

Hal ini dibuktikan dengan tiga embrio berdirinya NU, yaitu Tahswirul Afkar (kelompok diskusi lintas sektoral untuk mematangkan aspek keilmuan), Nahdlatut Wathan (merajut persatuan berbasis nasionalisme di tengah upaya memecah belah bangsa), dan Nahdlatut Tujjar (kebangkitan ekonomi menuju kemandirian).

Menurut Jamal yang juga Wakil Ketua PCNU Pati, tiga gerakan tersebut, baik keilmuan, nasionalisme, dan ekonomi harus dibangkitkan di era sekarang menuju kejayaan NU di masa depan, khususnya pada saat satu abad tahun 2026 yang akan datang.

Hari Santri 2019

Kaprodi Manajemen Zakat Wakaf IPMAFA tersebut menjelaskan, dalam konteks kebangkitan ekonomi NU, ada beberapa hal yang harus dilakukan. Pertama, mendirikan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang bergerak di bidang pengembangan potensi umat, seperti Biro Pengembangan Pesantren dan Masyarakat (BPPM) Era KH MA. Sahal Mahfudh.

Kedua, mendirikan Baitul Mal Wat Tamwil (BMT) minimal satu kecamatan satu yang bergerak ke sektor riil. Ketiga, mendirikan Lembaga Amil Zakat Infak Sedekah NU (LAZISNU), minimal satu kecamatan satu yang dikelola secara profesional, tidak insidental dan temporer, seperti hanya menjelang lebaran.

Mengingat potensi zakat di Pati 20 milyar pertahun, kata dia, maka LAZISNU mendesak dibangkitkan dengan manajemen profesional dengan integritas dan akuntabilitas yang memadai. Keempat, mendirikan pusat industri berbasis keunggulan lokal untuk membangkitkan spirit entrepreneurship (kewirausahaan) di masyarakat.

Sekretaris PCNU Pati Drs. Yusuf Hasyim, M.Pd, yang menjadi pembanding dalam bedah buku tersebut menyatakan, bahwa ekonomi Indonesia sekarang ini 92 % dikuasai oleh asing. Hanya 8 % yang dikuasai kaum pribumi.

Melihat tantangan ini, menurut dia, maka spirit Nahdlatut Tujjar harus direvitalisir supaya warga NU mampu mencapai kemandirian ekonomi. NU harus mendirikan pusat-pusat perbelanjaan seperti NU-Mart di berbagai daerah untuk menandingi Alfa dan Indo-Mart yang sudah menyebar di berbagai daerah.

Maslikan Ali, sebagai Sekprodi PMI Ipmafa dan Ketua Perpus mendorong kader-kader muda NU untuk mendalami isi buku ini karena banyak pelajaran berharga yang bisa diambil untuk menatap masa depan NU. (Red: Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Hari Santri 2019 Hadits Hari Santri 2019

Hari Santri 2019 - Hari Santri Nasional. Spirit Nahdlatut Tujjar NU Wajib Dibangkitkan di Hari Santri 2019 - Hari Santri Nasional ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Hari Santri 2019 - Hari Santri Nasional sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Hari Santri 2019 - Hari Santri Nasional. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Hari Santri 2019 - Hari Santri Nasional dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock