Bojonegoro, Hari Santri 2019. Ketua Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Bojonegoro, Muqoddimatus Sholichah mengimbau agar pelajar putri jangan hanya berperan sebagai penyedia konsumsi pada acara.
Lebih dari itu, kata dia, kader putri NU harus menguasai keterampilan supaya berguna di masyarakat. Sebagai kader putri NU, ia mengimbau harus bisa menunjukkan eksistensi di masyarakat.
| Putri NU Jangan Hanya Jadi Kader Konsumsi (Sumber Gambar : Nu Online) |
Putri NU Jangan Hanya Jadi Kader Konsumsi
“Kita harus mengubah mindset kita yang awalnya lebih cenderung suka menjadi seksi konsumsi dalam sebuah kegiatan daripada menjadi seksi acara. Tumbuhkan? mental yang berani tampil di depan umum,” pintanya.Hari Santri 2019
Ia menyampaikan hal itu pada pendidikan kilat (Diklat) MC (mastering of ceremony) untuk menggali dan mengembangkan minat serta bakat para kader yang diselenggarakan Pimpinan Anak Cabang? IPPNU Kecamatan Kanor, Bojonegoro mengadakan.Hari Santri 2019
Kegiatan tersebut diikuti 100 peserta tersebut berlangsung di Aula Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Kanor pada 10 Oktober 2014Ketua PAC IPPNU Kanor Siti Zumrotul Ula mengatakan diklat MC tersebut pertama kali diselenggarakan. Melalui kegiatan tersebut, ia berharap dapat mengarahkan dan menyalurkan segala potensi yang dimiliki oleh para kader IPPNU.
Output dari pelatihan tersebut, lanjut dia, kader putri NU di wilayah tersebut dapat berperan dan menyumbangkan ilmunya di tengah-tengah masyarakat yang banyak membutuhkan jasa dari profesi ini saat menggelar acara seperti hajatan. (Red: Abdullah Alawi)
Dari Nu Online: nu.or.id
Hari Santri 2019 Halaqoh Hari Santri 2019
